Dialog Kelampangan: Pasis Sesko TNI dan Petani Bahas Dampak Karhutla dan Metode Steking
PALANGKA RAYA – Tim Pasis Dikreg LVI Sesko TNI yang tergabung dalam Katim Sektor Kalimantan Tengah menyelenggarakan silaturahmi dan dialog dengan empat kelompok tani buah naga di Kelurahan Kelampangan, Kota Palangka Raya pada Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan dipimpin Katim Sektor Kalteng Laksma TNI Henricus Prihantoko, didampingi Kolonel Marinir M. Akhyar Marpaung, Kolonel Inf Uun Samson, dan Kolonel Inf Langgeng Pujut Santoso.
Pada dialog, para petani memaparkan bahwa Karhutla berdampak pada produktivitas buah naga; asap yang menyelimuti wilayah Palangka Raya mengakibatkan bakal bunga mengering yang menyebabkan kegagalan berbuah dan menurunnya hasil panen.
Mereka juga menyatakan bahwa sejak 2012 pembukaan lahan dilakukan tanpa membakar, melainkan menerapkan sistem steking mulai dari persiapan, penebasan, perumpukan, hingga pembersihan sisa kayu dengan menggunakan alat berat.
Laksma TNI Henricus Prihantoko mengapresiasi langkah tersebut dan menyebutnya sebagai contoh pembukaan lahan yang ramah lingkungan. “Ini contoh baik. Membuka lahan tanpa membakar. TNI hadir untuk bersinergi, mengedukasi, dan mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga lingkungan dari Karhutla,” ujarnya.
Acara diakhiri melalui ramah tamah dan diskusi antara warga serta tim mengenai kendala pertanian dan upaya bersama mencegah Karhutla di Kelampangan.