Perapihan Bahu Jalan Parangjoro Capai 95 Persen, Sisa Galian Ditarik Kembali
SUKOHARJO – Debu masih bertebaran saat tanah bekas galian gorong-gorong di bahu jalan Desa Parangjoro ditarik kembali dan diratakan sehingga permukaan sisi jalan tak lagi dipenuhi tumpukan material.
Aktivitas perataan tersebut termasuk dalam penyelesaian sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol. Setelah gorong-gorong terpasang, sisa tanah galian ditangani hingga lingkungan kembali rapi; per Senin (10/8/2026), perataan telah mencapai 95 persen.
Serda Ari, anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, menuturkan perlunya pekerjaan itu agar fungsi jalan bisa kembali dimanfaatkan dengan baik. “Setelah gorong-gorong terpasang, tanah bekas galiannya juga harus kita ratakan agar jalan benar-benar bisa digunakan dengan nyaman dan aman,” ujarnya.
Peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak dipergunakan untuk memindahkan serta meratakan material tanah. Meski bekerja di tengah panas dan debu, tahap akhir tetap dikerjakan hingga sisa semakin sedikit.
Bagi warga Desa Parangjoro, kerja perapihan setelah pemasangan gorong-gorong penting karena menentukan kondisi jalan setelah kegiatan selesai. Infrastruktur bukan hanya tentang bangunan yang terpasang, melainkan juga kondisi lingkungan yang ditinggalkan agar layak digunakan. (Red/Cn).